Pesantren Ramadhan Tahun 1447 H

SUBAIM – Mengisi kemuliaan bulan suci, SMP Muhammadiyah Subaim menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kurikulum pesantren kali ini difokuskan pada pendalaman Lima Rukun Islam sebagai fondasi utama kepribadian seorang Muslim.

Kegiatan yang berlangsung di gedung sekolah yang kini tampil lebih segar pasca-rehabilitasi oleh Lazismu ini diikuti oleh seluruh siswa dengan bimbingan langsung dari dewan guru dan tokoh agama setempat.

Bukan Sekadar Hafalan, Tapi Pengamalan

Kepala Sekolah, Bapak Tukiman, S.Pd.I., dalam pembukaannya menegaskan bahwa Rukun Islam adalah "kerangka bangunan" diri siswa.

"Gedung sekolah kita kuat karena fondasi yang diperbaiki. Begitu juga kalian, sehebat apapun prestasi akademiknya, jika Rukun Islamnya rapuh, maka karakternya akan mudah goyah," ujar Bapak Tukiman.

Materi Tematik Rukun Islam

Setiap hari, para siswa menyelami satu rukun secara mendalam melalui metode dialogis dan praktik:

Syahadat (Integritas Tauhid): Menanamkan kemandirian dan kejujuran hanya karena Allah, menyambung pesan Ustadz Sugiyono, Lc. tentang tanggung jawab.

Shalat (Kedisiplinan): Memperkuat Etos Kerja seperti yang disampaikan Ust. Jamaludin, S.Ag., shalat sebagai tiang agama dan manajemen waktu.

Zakat (Kepedulian Sosial): Oleh Ustadz Sugiyono, Lc, Siswa diajak memahami peran Lazismu dalam membantu sesama, menumbuhkan empati sejak dini.

Puasa (Ketahanan Mental): Melatih Pelajaran dari Rutinitas sebagaimana pesan Ustadz Sugiyono, Lc., puasa membentuk kesabaran dan pengendalian diri.

Haji (Persatuan): Oleh Ust Sufyan At Tsauri, Lc, Mengambil hikmah Sumpah Pemuda tentang persatuan umat tanpa memandang status sosial.

Praktik Nyata di Lapangan

Tidak hanya duduk di dalam kelas, para kader IPM periode 2025-2026 juga mengoordinasikan pengumpulan zakat fitrah dan infaq di lingkungan sekolah. Mereka mempraktikkan langsung "Rukun Islam ketiga" dengan manajemen yang transparan dan akuntabel.

Ramadhan yang Transformatif

Dengan selesainya beberapa bagian utama renovasi sekolah, suasana Pesantren Ramadhan terasa lebih tenang dan nyaman. Ruang kelas yang bersih mendukung fokus siswa dalam menyerap materi-materi keislaman yang disampaikan.

Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak lulusan SMP Muhammadiyah Subaim yang memiliki "Kecerdasan Spiritual" yang mumpuni, siap menjadi teladan bagi masyarakat Subaim di masa depan.

"Membangun Generasi Islam yang Kaffah" Nuun Wal Qolami Wamaa Yasthuruun.