SUBAIM, 3 November 2025 – Seluruh siswa dan dewan guru SMP Muhammadiyah Subaim melaksanakan upacara bendera hari Senin dengan penuh khidmat di lapangan sekolah. Upacara kali ini terasa spesial dengan kehadiran Bapak Rusman, S.Pd. sebagai Pembina Upacara, yang menyampaikan amanat mendalam tentang pentingnya menghargai rutinitas.
Dalam orasinya, Bapak Rusman menyoroti bahwa kesuksesan besar bukanlah hasil dari satu tindakan ajaib, melainkan tumpukan dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Keajaiban dalam Hal-Hal Biasa
Bapak Rusman mengingatkan bahwa bangun pagi, datang tepat waktu, hingga merapikan atribut seragam adalah bentuk latihan mental yang luar biasa.
"Jangan remehkan rutinitas. Shalat lima waktu adalah rutinitas, upacara bendera adalah rutinitas. Jika kalian mampu menaklukkan rutinitas dengan hati yang ikhlas, maka kalian sedang membangun fondasi karakter yang tidak akan goyah oleh badai apapun," tegas Bapak Rusman, S.Pd.
Menyambung Estafet Nilai
Pesan ini menjadi benang merah yang menyatukan arahan tokoh-tokoh sebelumnya:
Sinkronisasi dengan Ust. Sugiyono: Rutinitas ibadah adalah mesin penggerak etos kerja.
Sinkronisasi dengan Naser Kubais: Tanggung jawab tumbuh subur dalam disiplin harian.
Sinkronisasi dengan Bapak Tukiman: Keberhasilan Bazar IPM yang baru saja usai adalah buah dari perencanaan rutin yang matang.
Karakter di Tengah Perubahan Fisik
Bapak Rusman juga berpesan agar para siswa tetap menjaga adab dan kebersihan di lingkungan sekolah, terutama saat Lazismu sedang membantu rehabilitasi gedung. Menurutnya, gedung yang megah akan terasa hampa jika penghuninya tidak memiliki rutinitas perilaku yang mulia (Akhlakul Karimah).
Upacara ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan bagi kelas dengan tingkat kehadiran paling konsisten selama bulan Oktober, sebagai bentuk apresiasi nyata atas "Pelajaran Berharga dari Rutinitas" yang disampaikan.
"Hari Ini Harus Lebih Baik Dari Hari Kemarin" Nuun Wal Qolami Wamaa Yasthuruun.